Bergaya dengan Bordir0 comments

By admin
Posted on 27 Jan 2011 at 4:44am
Share

Mewah, elegan, feminin, unik, dan sederet kesan lain bisa muncul dari hiasan bordir. Merunut sejarahnya, bordir dulu memang hanya jadi konsumsi keluarga kerajaan dan kerabat, tapi kini seiring berjalannya waktu, bordir hadir lebih merakyat, fleksibel, bahkan tak jarang juga tampil funky.

Selama ini bordir lebih banyak dikenal sebagai rajutan benang pada kain, padahal sebenarnya kata bordir diambil dari istilah Inggris, embroidery yang berarti sulaman. Ini berarti hiasan mulai dari sulam payet, mote, pita, juga batu-batuan yang ditanam dalam sebuah busana dengan bantuan jarum dan benang juga termasuk dalam bordir.

Hiasan semacam ini pertama kali muncul di era Byzantium tahun 330 sesudah masehi. Saat awal kemunculannya bordir tidak jauh-jauh dari bentuk aneka tumbuhan dan bunga-bunga.

Kini bordir telah melanglang buana hampir di setiap negara dengan kekhasannya sendiri. Misalkan saja di Yordania, Turki, dan Bokhara berkembang hiasan bordir sutera dengan motif bunga aneka warna.

Bordir juga berkembang pesat di benua Amerika. Beberapa dipengaruhi oleh budaya suku Indian dengan adanya tambahan bulu-bulu sebagai pemanis. Di China, bordir mencapai masa keemasan di era dinasti Qing, sedangkan di negara kita, sebagian bordir yang berkembang dipengaruhi oleh motif dari China yang didominasi oleh motif bunga.

Segala Suasana
Bila Anda tertarik menggunakan busana dengan hiasan bordir, asal pandai memilih warna dan motif, bordir bisa digunakan untuk segala suasana baik santai maupun formal.

Misalkan saja, dress dari bahan katun dengan bordiran motif-motif sulur-suluran yang dihiasi payet warna cerah sangat cocok untuk gaun pesta yang kesannya mewah. Kaos dan rok berpotongan kerchief dengan bordir circle dan daun, bisa jadi paduan apik bagi Anda yang gemar tampil bergaya etnik kasual.

Bermain dengan Bordir
Bermain-main dengan bordir harus memperhatikan bentuk tubuh, karena kalau salah pilih bordir malah akan semakin mempertegas kekurangan tubuh dan merusak penampilan.

Hindari meletakkan bordir di area tumpukan lemak karena malah membuat semua mata tertuju ke sana. Mainkan bordir di area yang jadi sisi terbaik Anda untuk mempertegas kelebihan yang Anda miliki.

Sebagai pelengkap, sepotong pasmina bisa jadi paduan menarik. Misalnya pasmina dijadikan krah, ditata di bagian dada, lengan, atau dijadikan lapisan rok. Bisa juga memadukan pasmina dengan sulaman, batu-batuan, dan payet, serta aksen fringes dan obritzel dalam garis desain yang simpel, modern, dan dinamis.

Nah, kini Anda pun siap beraksi dengan bordir.

Read also

Comments are closed.