dr Rizky Fitriyah "Inspirasi Masa Kecil"0 comments

By admin
Posted on 11 May 2011 at 2:47am
Share

“Saya terinspirasi dengan dokter saya di masa kecil yang merawat pasien-pasiennya dengan telaten dan sepenuh hati,” demikian tutur dr Rizky Fitriyah mengawali kisahnya tentang cita-cita di masa kecilnya yang mengantarkan pada karier yang digelutinya sekarang.

“Waktu itu sederhana saja, saya ingin membantu orang lain lewat apa yang saya bisa, seperti yang dokter saya lakukan,” tutur dokter yang kini bertugas di Miracle Kertajaya Indah, Surabaya tersebut sembari menikmati teh hijau minuman favoritnya.

Pembicaraan pun mengalir hangat, ibu dari 2 anak ini mengaku, menjadi dokter ternyata tak sekadar membuatnya bisa membantu orang, tapi di lain sisi juga memberi pelajaran berharga baginya tentang bagaimana memahami orang lain.

“Di Miracle saya dihadapkan dengan pasien yang memiliki ribuan kepribadian serta keinginan. Mencoba memahami setiap dari mereka adalah tantangan sekaligus pelajaran berharga buat saya,” ungkapnya bersemangat

Sekalipun tidak mudah, dorongan dari keluarga, terutama ibunda tercinta, membuat anak ke 3 dari 4 bersaudara ini tidak menyerah. “Dukungan keluarga sangat berarti. Ketenangan yang selalu mereka berikan merupakan support besar buat saya untuk bisa bekerja dengan baik.”

Saat menjadi dokter muda, dokter yang akrab disapa Rizky oleh pasiennya ini mulai tertarik mempelajari ilmu aesthetic. “Waktu itu saya sendiri punya masalah dengan jerawat yang bikin gemas. Akhirnya saya berpikir, andai bisa mengobati sendiri, pasti enak,” paparnya,

Tuntas dengan pendidikan dokternya, pengagum Hillary Clinton ini kemudian memulai kariernya di bidang medis. Sekitar tahun 2002 ia bergabung dengan Miracle Aesthetic Clinic hingga saat ini.

Tetap yang Terbaik
“Miracle memang bukan satu-satunya aesthetic clinic di Surabaya, tapi saya memutuskan bergabung di sini karena pada saat itu Miracle adalah klinik paling maju dan sudah menggunakan berbagai teknologi mutakhir dengan treatment yang selalu berkembang,” ungkapnya. Menurutnya apa yang dilihatnya dulu tidak berubah, hingga kini pun Miracle tetap konsisten menghadirkan the best and the latest aesthetic treatment untuk loyal customer-nya.

“Momen terhebat di sini adalah saat saya melihat pasien keluar dengan senyum puas dan rasa percaya diri yang besar. Rasanya seperti membantu sahabat baik lepas dari masalah,” tuturnya mengibaratkan.

Memang selama ini dr Rizky selalu dekat dengan pasien meski tetap menjaga profesionalismenya. “Saya selalu ingin pasien menganggap saya sebagai teman, sahabat bahkan keluarga mereka sendiri sehingga mereka bisa nyaman mengemukakan masalah dan keinginan mereka,” harapnya.

Kunci Keberhasilan
Menurutnya, kepiawaian dokter membina kedekatan dengan pasien merupakan salah satu kunci keberhasilan aesthetic treatment. Selain itu, yang tak kalah penting adalah kepandaian dokter mengombinasikan berbagai perawatan mulai pemakaian cream secara teratur yang disesuaikan dengan jenis dan kondisi kulit pasien serta melakukan berbagai treatment untuk mendapatkan hasil yang optimal. “Itulah mengapa tidak ada istilah berhenti belajar untuk saya. Semuanya saya lakukan agar bisa memberi yang terbaik pada pasien.”

Bergelut dengan dunia aesthetic. Setiap hari dr Rizky dihadapkan dengan perempuan- perempuan cantik yang ingin menyempurnakan kecantikannya. Inilah yang kemudian membuatnya memiliki pandangan baru tentang cantik.

“Kecantikan adalah kombinasi antara kecantikan dari dalam dengan kecantikan lahiriah yang bisa diperoleh karena faktor genetik atau dengan perawatan secara teratur,” tuturnya. Paduan keduanya yang kemudian bisa membuat seseorang tampil menarik dan percaya diri. “Jadi, pada dasarnya setiap orang bisa terlihat cantik,” pungkasnya sembari tersenyum.

Read also

Comments are closed.