Keinginan untuk bisa mandiri, tidak tergantung dengan siapapun menjadi motivasi yang membuat Ghea S. Panggabean memutuskan menjadi wanita karier. “Saya ingin mempraktikkan apa yang telah saya pelajari dan berkarya, sesuai dengan keahlian dan passion saya,” tuturnya.
Tentu saja keputusan ini memiliki konsekuensi yang sering kali menghadapkan Ghea pada pilihan antara keluarga dan karier. Dukungan dari keluarga yang begitu memahami dirinya menjadi penyemangat yang membuat perempuan Indo-Belanda ini mantap menapaki kariernya.
“Mereka senantiasa mendukung saya dan seringkali mengingatkan untuk menjaga kesehatan dengan baik, karena terkadang saya bekerja sampai lupa waktu. Keberadaan mereka di saat terbaik dan terburuk saya, serta menerima saya apa adanya membuat keluarga begitu penting untuk saya,” ungkapnya.
Itulah mengapa sesibuk apapun, Ghea selalu berusaha membina komunikasi dengan anak-anak dan suami tercinta. “Saya selalu berusaha makan pagi dan malam bersama keluarga. Itu telah menjadi kewajiban dan kebiasaan dalam keluarga saya, untuk senantiasa menjaga komunikasi,” urai perempuan yang tahun ini memasuki usia 56 tersebut.
Dilestarikan dan Diperjuangkan
Pengagum Hillary Clinton ini menyadari bahwa bila sekarang setiap perempuan Indonesia punya kesempatan dalam berbagai bidang setara dengan kaum pria, itu semua tak lepas dari perjuangan Raden Ajeng Kartini. “Emansipasi yang kini bisa kita nikmati bukanlah hasil kerja semalam, melainkan hasil jerih payah Ibu Kartini dalam memajukan dan mengangkat derajat kaum wanita di Indonesia yang patut dilestarikan dan terus diperjuangkan oleh kaum wanita serta generasi penerus.”
Rasa nasionalisme seorang Ghea tersebut nampaknya berbaur apik dengan fashion spirit dalam dirinya. Tak heran bila dalam setiap rancangan perempuan kelahiran Rotterdam, Belanda ini tak pernah berhenti menggali khasanah kekayaan budaya dan tekstil Indonesia untuk kemudian direpresentasikan dalam beragam gaya busana modern.
Karya-karya inilah yang melambungkan namanya baik di dalam maupun luar negeri sebagai desainer berbakat. “Fashion adalah sesuatu yang berarti modern, trendi, bagaimana caranya ingin menggali tradisi dan menerjemahkan ke fashion,” ujar wanita yang pernah menimba ilmu di Chelsea Academy of Fashion, London (1979) tersebut.
Menikmati Hidup
Sekalipun kesuksesan telah berada dalam genggamannya, bagi Ghea, sukses tak sekadar meraih prestasi dan menjadi yang terbaik, melainkan bagaimana ia bisa memberi manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. “Inilah yang nantinya akan memberikan keseimbangan lahir dan batin ini dan membuat kita bisa bahagia serta menikmati hidup,” pungkas istri Baringin Panggabean ini.


