My Passion My Dream0 comments

By admin
Posted on 27 Jan 2011 at 7:29am
Share

Dalam setiap aksinya di atas panggung presenter yang satu ini seakan memberikan ruh yang membuat setiap acara begitu hidup dan dekat di hati pemirsanya. Ditambah lagi pembawaannya yang hangat dan penuh empati, sebuah paket komplit yang ditawarkan Choky Sitohang sebagai public speaker berbakat, sekaligus entertainer sejati.

Santun dan bersahaja, begitu kesan yang lekat dengan pria asal Bandung ini saat tak berada di panggung. Kekaguman dan kedekatannya dengan Sang Pencipta pun tersirat dari setiap tutur kata yang diucapkannya. Melewatkan waktu bercakap-cakap dengannya pun benarbenar melunturkan imaji sosok selebriti yang identik dengan hingar-bingar dan hedonisme.

Mengusut perjalanan yang mengantarnya ke panggung hiburan tanah air, pemilik nama lengkap Binsar Choky Victory Sitohang tersebut mengaku bahwa bakat public speaking ini sebenarnya sudah muncul sedari ia masih balita. ”Waktu kecil dulu sering sekali disuruh maju ke panggung buat nyanyi, atau yang lain. Tanpa rasa takut atau grogi saya langsung aja maju,” kenangnya.

Sekalipun benih tersebut sudah tertanam dalam dirinya sejak kecil, Choky mengaku baru menyadari ketika menginjak remaja. Dari situ ia mulai menyerap ilmu dan mengasah bakat. ”Semakin saya menyerap ilmu, semakin saya menyadari dimana saya harus berdiri dan kemana harus melangkah.”

This Is My Dream
Hingga akhirnya ia pun mantap bahwa public speaking adalah dunia yang ingin didalaminya. ”Public speaking is my passion, this is my dream, what I always want to do,” tutur suami dari Melissa Aryani tersebut.

Saat ditanya, apa yang dirasakannya saat berada di atas panggung, dengan singkat ia menjawab, excitement. Kendati tak jarang banyak hal yang bisa merusak mood-nya sebelum tampil, tapi Choky tetap bisa menjaga suasana hatinya agar tetap happy. ”Saya selalu menjaga antusiasme dan excitement di panggung dengan melatih theater of mind saya.”

Mengenai kecintaannya yang begitu besar terhadap karier yang dilakoninya saat ini, Choky menganggap itu adalah bentuk terima kasihnya kepada Tuhan. “Saya cinta pekerjaan ini karena talenta itu sudah diberikan oleh Tuhan pada saya, and thank God I found it, karena banyak orang diberi talenta tapi enggak bisa menemukan,” jelasnya.

Bagi presenter yang pernah adu akting di film Sang Dewi tersebut, menemukan bakat adalah tantangan yang harus dilakukan setiap insan. ” Kalau sudah menemukan bakat Anda, gali sumur itu. Sumur itu adalah sumur yang jernih dan bisa berguna bagi orang banyak, laksana oase di padang gurun. Jangan rakus, kontrol sesuai yang Tuhan izinkan,” ucapnya.

Saat ditanya soal keterlibatannya di beberapa film layar lebar, ia mengaku kalau itu hanya untuk menambah pengalaman saja, bukan niatan untuk aji mumpung selagi tenar. ”Saya hanya ingin melihat point of view lain dari dunia entertainment sebagai tambahan amunisi saya. Saya ingin menggali sampai dimana bakat saya, karena Tuhan menciptakan orang bisa dengan satu atau lebih talenta dan tugas kita adalah untuk mencari tahu itu,” jelasnya.

Health Management
Menyoal kepiawaiannya membagi waktu, antara keluarga dan karier, Choky mengaku kalau ia banyak belajar dari pengalaman masa lalu. ”Bukan hanya manajemen waktu, tapi sekarang saya sadar pentingnya manajemen kesehatan.”

Punya pengalaman buruk dengan masalah kesehatan yang mendera di awal kariernya, pria berkulit putih ini sekarang memilih untuk menjalankan pola hidup sehat dengan fitnes. ”Ada 3 langkah, pertama: olahraga teratur dan menyeimbangkan kehidupan saya, kedua makan yang tepat, seimbang baik karbohidrat, protein, maupun gizinya. Dan yang ketiga istirahat cukup. Ketiganya adalah satu kesatuan utuh yang tidak bisa dipisahkan.”

Hasilnya, kini ia pun merasa lebih bugar dan fit menghadapi sederet jadwal pekerjaan. ”Olahraga adalah investasi, begitu pula dengan apa yang kita makan sekarang. Dalam jangka pendek, dengan pola hidup sehat kita bisa merasakan berat badan turun dan otot mulai terbentuk. Dalam jangka panjang, kita akan memetik hasil stamina yang prima setiap saat,” ucapnya berbagi tip.

Keinginannya untuk berbagai healthy lifestyle tersebut kemudian diwujudkan dengan merintis bisnis roti sehat dengan beberapa orang sahabatnya. ”Ini media yang saya gunakan untuk mengingatkan pada semua orang akan pentingnya kesehatan. Kesehatan yang saya maksud adalah kesehatan jasmani dan rohani. Sekalipun kesehatan jasmani tidak akan bertahan lama, tapi kesehatan rohani bisa mendukung kesehatan jasmani. Itulah yang coba saya seimbangkan dalam menjalani hidup.”

Merajut Mimpi
Impian demi impian pun terus dirajut untuk mengembangkan potensi dalam dirinya. ”Saya punya angan-angan menjadi businessman suatu hari nanti, dan ini sudah mulai saya rintis. Saya ingin jadi pengajar, ini juga sudah saya rintis dengan menjadi dosen tamu. Begitu pula dengan impian memiliki sekolah presenter yang sekarang sedang dirintis juga. Kalau Tuhan menghendaki dalam waktu dekat saya akan jadi pengusaha dan penyanyi,” paparnya tentang rencana kedepannya.

Perempuan Cantik
Ketika ditanya soal pendapatnya tentang Miracle Aesthetic Clinic, Choky mengaku sangat kagum. ”Klinik ini mewah, elegan, bersih, steril, higienis, dan suasananya membuat orang langsung merasa nyaman, tak salah kalau ribuan perempuan cantik mempercayakan perawatannya di Miracle,” tutur pria yang mengaku sangat menghargai perempuan itu.

”Apa pun kondisinya, setiap orang pasti memiliki kelebihan. Bagi saya, perempuan cantik itu bukan saja pandai merawat diri, tapi juga punya senyum dan rasa percaya diri,” tuturnya mengurai pendapat soal perempuan di matanya.

Oleh karena itu bila ia acap menyapa peserta acara Take Me Out dengan ”Anda cantik sekali malam ini” atau ”penampilan Anda luar biasa hari ini” pujian yang dia lontarkan tersebut bukanlah rayuan gombal yang sudah diskenariokan, melainkan bentuk penghargaan terhadap perempuan yang keluar dari hati nuraninya.

Tetaplah Menjadi Rumah
Pada Miracle yang sudah 14 tahun berhasil menjadi tempat mencari solusi terpercaya bagi ribuan customer, Choky berharap Miracle bisa terus menjadi ”rumah”. ”Saya berharap Miracle bisa tetap menjadi rumah. Rumah artinya menjadi perlindungan, sesuatu yang bisa dipercaya untuk ditempati. Sekaligus tempat ditemukannya solusi.” Ia juga menekankan pentingnya menjaga loyalitas dengan memberikan servis terbaik pada konsumen. ”Berikan servis terbaik serta pelayanan yang rendah hati. Karena tanpa kerendahan hati sesuatu akan runtuh dalam waktu singkat,” tuturnya bersahaja.

Read also

Comments are closed.